Mitos Mengenai Password Manager

Password manager -- seperti KeePassXC1PasswordLastPassFirefox Lockwise, dsb. -- sangat direkomendasikan oleh para ahli keamanan digital untuk melindungi akun online kalian dari para hacker. Namun, banyak orang yang masih cenderung tidak yakin menggunakannya. Ini beberapa alasan mengapa password manager aman dan merupakan pertahanan terbaik untuk melawan kriminal siber pencuri password.

Apa itu password manager?

Bayangkan sebuah brankas untuk password kalian. Saat kalian membutuhkan sesuatu dari dalam brankas, kalian membuka kuncinya. Password manager memiliki kinerja yang mirip seperti itu untuk akun online.

Kalian membuat satu password utama yang kuat sebagai kuncinya. Password manager kemudian dapat diinstall di HP, laptop, browser, dan perangkat lainnya. Password kalian diamankan di dalamnya. Setiap kalian mau login ke subuad akun, buka password manager dan gunakan info login yang di dalamnya.

Mitos 1: Password manager tidak aman atau tidak dapat dipercaya.

Dengan kerentanan situs web dan kejadian peretasan semakin meningkat, banyak orang yang mulai tidak percaya dengan teknologi untuk mengelola password mereka. Bagaimana jika password manager tersebut dihack?

Syarat password manager yang baik:

Mitos 2: Password manager tidak 100% aman, jadi sebaiknya tidak digunakan.

Tidak ada satupun alat privasi yang dapat menjamin keaman online kalian. Bahkan gembok paling rumit pun dapat dibobol. Meski begitu, kita tetap menggembok rumah kita.

Alternatif dari password manager adalah untuk bergantung pada ingatan kita. Ini sangat condong untuk menggunakan ulang password yang sudah dipakai -- sebuah pola perilaku yang sangat disukai hacker.

Password manager sangat efektif karena dapat memperbaiki tabiat buruk kita. Dengan password manager di komputer atau HP akan lebih mudah untuk membawa info login kalian kemanapun dan lebih mudah untuk membuat password yang unik, kuat, dan aman untuk setiap akun.

Mitos 3: Menempatkan semua password dalam satu tempat akan membuatnya rentan terhadap hacker.

Setiap data yang kalian simpan dalam password manager -- password, username, pertanyaan keamanan, dll. -- disimpan dengan enkripsi. Jika ada yang bisa meretas password manager tersebut, isinya tidak dapat diakses.

Satu-satunya cara untuk mengakses data tersebut adalah dengan menggunakan password utama yang hanya kalian yang ketahui.

Mitos 4: Mengingat password lebih aman daripada mempercayai teknologi.

Ingatan kita seringkali mengecewakan kita. Pernah mengklik "Lupa password?"? Sangat umum untuk seorang menggunakan variasi dari satu password untuk membantu mengingat. Dengan password manager, kalian tidak perlu mengingat apapun -- kecuali password utama tentunya. Begitu kalian sudah terbiasa menggunakannya, kalian tidak akan pernah perlu khawatir melupakan password kalian.

Mitos 5: Sangat sulit untuk menggunakan password manager.

Tentu akan sangat memakan waktu untuk memasukkan semua informasi kalian ke dalam password manager, tetapi ini hanya perlu dilakukan sekali. Kalian selalu bisa memasukkan sebagian password kalian dulu lalu mencicil yang lainnya kemudian. Cobalah untuk menginstall password manager dan membuat password yang unik, kuat, dan aman untuk situs web yang paling sering kalian gunakan. Seiring waktu, saat login ke situs lain, kalian bisa menambahkannya perlahan.

* Disadur dan diterjemahkan dari Firefox Monitor

 


kategori: Saduran

<<- kembali