Kelas Muda Digital di Pesta Pendidikan 2017

Pada hari Minggu 21 Mei 2017, Kemudi turut berpartisipasi dalam Pesta Pendidikan 2017 di Fx Sudirman, Jakarta. Kemudi bersama berbagai komunitas dan lembaga pendidikan lainnya turut berkenalan dan merancang janji publik pendidikan. Menurut situs resminya, Pesta Pendidikan adalah jaringan ratusan organisasi dan komunitas pendidikan yang menjadi bagian kecil dari perjuangan panjang pendidikan Indonesia. Pesta Pendidikan adalah salah satu upaya pelibatan publik yang demokratis–bukanlah sekadar kampanye, kegiatan, atau pengumpulan massa. Pesta Pendidikan adalah kegiatan bersama, bentuk nyata dari para pemangku kepentingan yang Bergerak, Belajar, dan Bermakna bersama. Organisasi, komunitas, maupun individu di bidang pendidikan maupun nonpendidikan yang berpartisipasi disatukan oleh Prinsip Barengan. Jika awalnya Anda patah hati, akan terpenuhi dengan kehangatan hati. Kalau Anda datang dengan apati, akan membawa pulang refleksi dan aksi. Karena kita semua murid dan kita semua guru.

Ibu Kalyani adalah pegiat komunitas Kalyani House of Wellness, yang menyelenggarakan beberapa kegiatan seperti yoga dan merajut untuk anak-anak dengan autisme, penyembuhan dan terapi ayurveda, dan sebagainya. Beliau mampir dan banyak diskusi tentang anaknya yang hobi membuat vlog untuk review game dan hampir nggak pernah bergerak dari depan layar laptop. "Saya juga penasaran dengan data-data pribadi yang kita bagikan di internet ketika menggunakan kartu kredit, misalnya, dan apa risikonya berbagi data-data tersebut." Terima kasih sudah mengunjungi kita di Pesta Pendidikan, Ibu Kalyani!

Pak Hidayat datang jauh-jauh dari Batang, Jawa Tengah, untuk hadir ke Pesta Pendidikan hari itu. Batang adalah kota kecil dengan berbagai komunitas yang terus berkembang, meski diakui isu tentang literasi digital belum terlalu banyak dibicarakan di sana. "Walaupun ada juga kasus-kasus terkait keamanan di internet, misalnya baru-baru ini ada pelajar perempuan yang diculik, hamil, lalu dibunuh oleh orang asing yang dikenalnya lewat media sosial. Sayang kota kami kota kecil, sehingga edukasi tentang hal ini belum masuk secara mendalam ke masyarakat." Pak Hidayat juga sedikit cerita tentang kegiatan yang beliau lakukan bersama Forum Anak Batang dan Batang Heritage. Semangat terus, Pak! Makasih sudah mampir di Kemudi :)


kategori: Update Kemudi

<<- kembali